Category: Culinary

Culinary

Kuliner Nusantara di Pasar Modern Bintaro

Jika pasar tradisional yang ada di sebagian wilayah terkesan becek dan kumuh, tapi tidak dengan Pasar Modern Bintaro. Pandangan inilah yang setidaknya ingin dirubah oleh masyarakat Bintaro tentang perspektif sebuah pasar rakyat yang ternyata bisa juga bersih dan nyaman untuk dijadikan tempat menyantap berbagai kuliner khas nusantara .

Mampir ke Pasar Modern Bintaro, pastinya Anda dibuat terkaget dengan kondisinya yang serba berbeda dari pasar tradisional yang ada pada umumnya. Mengapa?  Bisa dikatakan, pasar ini bersih dari sampah yang berserakan. Hal ini memang sengaja diciptakan pengelola pasar guna memberikan kenyamanan bagi para pengunjungnya yang hendak berbelanja aneka kebutuhan rumah tangga, mulai dari bahan masakan, makanan, peralatan rumah tangga, sampai pakaian.

Uniknya, jika pasar tradisional pada umumnya banyak dikunjungi oleh ibu-ibu saja, tapi tidak dengan Pasar Modern Bintaro ini. Pemandangan kawula muda yang sedang berburu aneka kuliner di malam hari selalu meramaikan suasananya. Apalagi jika weekend malam tiba, muda-mudi yang sengaja ingin kongkow di area ini untuk icip-icip menu khas nusantara sangat banyak terlihat.

Hampir setiap malam, lahan parkir pasar yang berada di Jalan Jendral Sudirman, Pusat Kawasan Niaga Bintaro Jaya Sektor 7, ini disulap menjadi lokasi jajanan kuliner. Berbagai menu nusantara tersaji dalam konsep kaki lima, mulai dari makanan berat, cemilan, dan minuman. Namun, ada juga yang menawarkannya di dalam ruko-ruko.

Berikut, beberapa makanan khas nusantara yang mungkin bisa ditemui di Pasar Modern Bintaro, antara lain :

Sate Padang. Bagi kalian yang hobi menyantap sate padang, bisa mencicipi Sate Padang Ar-Ridho yang berada di sudut pasar modern Bintaro. Sate Padang ini banyak disukai masyarakat Bintaro karena rasanya yang khas.

Seperti pada umunya, sate Padang ini berbahan dasar daging sapi, lidah, atau jerohan (jantung, usus, dan tetelan) yang diberi bumbu kacang yang kental. Salah satu khas dari Sate Padang Ar-Ridho ini adalah daging tusuk yang dibaluri dengan bumbu dan rempah-rempah yang menghadirkan cita rasa menggoda. Setiap porsinya, sate padang ini terdiri dari 10 tusuk yang dikolaborasikan dengan lontong yang terbalur bumbu maknyusnya.

Yang tak kalah menggodanya ada Pecel Pincuk Ibu Ida yang tentunya disajikan di atas pincuk dengan daun pisang yang menjadi alas piringnya. Untuk sambal pecelnya, disiram di atas sayuran yang menjadikan aroma khas kencur dan jeruk purut langsung tercium kala hendak dimakan. Hal ini dilakukan agar kesan desa pecelnya lebih terasa.

Untuk menjaga kekhasan rasanya, sambal pecel Ibu Ida terbuat dari kacang lokal, dimana kacang yang diolah menjadi bahan baku pembuat sambalnya berwarna putih yang berasal dari Tuban.

Ada juga urap yang terbuat dari olahan berbahan dasar sayur – sayuran yang direbus terlebih dahulu kemudian dipadukan dengan parutan kelapa yang matang. Urap merupakan olahan yang hanya menggunakan sayuran saja diu dalamnya, seperti sayuran kacang panjang, kangkung, bayam, wortel dan juga toge yang kesemuanya direbus terlebih dahulu.

Urap memiliki manfaat besar yang terkandung dalam olahannya, seperti pencegahan penyakit jantung, mencegah pendarahan, mengurangi kolesterol, serta yang paling penting menyehatkan tubuh. Jadi memang olahan yang satu ini sangat cocok sekali untuk anda yang ingin bergaya hidup sehat tapi tetap bisa menikmati makanan yang lezat dan enak.

Ditambah lagi dengan Sate Lilit yang memiliki keunikan tersendiri. Sate lilit lebih menyerupai gumpalan adonan yang membalut tusuk sate. Sate lilit terbuat dari daging yang dilumatkan menjadi adonan. Adonan ini lalu dibumbui dan dibakar hingga mengeluarkan aroma harum yang khas. Aroma kunyit dan serai yang dominan menjadi pemikat untuk mencicipi kuliner ini.

Untuk rasa pedas dalam sate lilit berasal dari campuran berbagai bumbu yang dicampurkan ke dalam adonan. Bumbu-bumbu tersebut antara lain terdiri bawang merah, bawang putih, serai, dan daun jeruk. Campuran berbagai bumbu tersebut menghasilkan rasa pedas, manis, dan gurih dengan sentuhan rempah yang akrab di lidah masyarakat Indonesia.

Sedangkan dagingnya sendiri menggunakan daging ikan laut seperti tuna. Bagi yang tidak menyukai daging ikan, beberapa penjaja sate lilit juga menyediakan sate lilit yang dibuat berbahan daging ayam.

Tak kalah menariknya adalah semur daging sapi yang diolah secara khas di masing-masing daerah. Menu ini memakai bahan utama daging sapi dengan campuran bumbu-bumbu halus khas semur serta kecap kental manis agar menghasilkan rasa yang benar-benar gurih pada masakan daging. Bahan bumbu yang digunakan dalam masakan semur daging sapi ini sederhana dan mudah didapat sehingga memungkinkan anda untuk segera membuatnya di dapur.

Bagi kamu yang penasaran dengan rasanya, silahkan mampir ke kawasan Pasar Modern Bintaro. Selamat mencicipi ya…

Teks : Indra || Foto : Indra

18Nov
Culinary

Abuba Steak, Rasa Berkelas Harga Bersahabat

Berbicara makanan barat (western), hidangan jenis panggang yang satu ini memang tak boleh terlewat. Ya, hidangan tersebut adalah steik, yang pasti punya pamor mentereng di masyarakat. Tapi jika mencari...

20Oct
Culinary

The Holy Crab & Holy Smokes : Sensasi Kuliner di Utara Jakarta

The Holy Crab dan Holy Smokes kini telah merambah ke utara Jakarta dengan gerai barunya yang ketiga. Beda dengan sebelumnya, yaitu di dalam mal PIK Avenue. Adanya cabang baru ini, mereka yang berdomisili...

20Oct
Culinary

Beranda 52 Resto & Lounge : Tawarkan Oriental Menu hingga Function Room

Terletak di Jl. Dr. Satrio CBD Blok A5 No.2, Sektor 7 – Bintaro Jaya, Beranda 52 hadir menyajikan beragam pelayanan untuk memanjakan foodlovers dalam memenuhi kebutuhan makanan dan minuman...

13Oct
Culinary

Waroeng Garang Asem Arroser Roast Beef : ‘Ketika Menu East & West Bersatu’

Menghadirkan konsep tradisional yang menyatu dengan menu western nampaknya menjadi kelebihan yang dimiliki oleh Waroeng Garang Asem Arroser Roast Beef yang terletak di Bintaro sektor 9 sejak 2013 lalu....

10Oct
Culinary

SEROENI: Citarasa Masakan Chinese – Malaysian

Nama Seroeni itu sendiri diambil dari bunga oriental yang terkenal di Melayu. Restoran yang mengangkat tema masakan Chinese Malaysian. Hadir dengan konsep interior yang eye catching dan looks exspensive....

30Sep
Culinary

Kulinarian Resto: Kualitas Premium Dengan Harga Bersahabat

Kulinarian Resto hadir karena keinginan Chef Leo sang Founder menggabungkan dua konsep makanan yang dibangun sebelumnya yaitu GoodNews dan FreshLoveU. GoodNews berkonsep foodtruck yang menyajikan makanan...

15Sep
Culinary

Bakul-Bakul Resto : Lebih Dari Sekedar Tradisi

Bakul – Bakul adalah sebuah restoran tradisional yang menyajikan aneka santapan sundanese yang dipadupadankan dengan berbagai menu western yang berlokasi di Jl. Pakuan No. 14, sejak 21 Oktober 2006....

08Sep
Culinary

Menu Nusantara Otentik di Demenu Resto

Berwisata kuliner memang mutlak disukai oleh setiap orang. Mencicipi aneka makan lezat dengan paduan ambience unik yang disajikan tentu lebih menjadi pilihan yang didamba dalam berwisata memanjakan lidah....

02Sep
Culinary

Hunger Pit Stop : Indomie ala Kimchi

Restoran yang mengusung konsep kekinian ala kafe dan berusaha menarik kaum milenials atau anak muda bersama per grupnya. Namun tentu saja semua orang boleh ke sini, karena makanan yang disajikan cocok...

FOLLOW @ INSTAGRAM