13Jan
Trip

Indahnya Manado, Torang Samua Ciptaan Tuhan

Sejak dulu Manado terkenal akan keindahan wisatanya yaitu pesona bawah laut Bunaken. Namun selain Taman Laut Bunaken, Manado menyimpan beberapa destinasi wisata menarik dan layak dikunjungi sebagai tempat berlibur bersama keluarga Anda.

Sebagai ibukota provinsi Sulawesi Utara (Sulut) yang terletak di ujung utara Pulau Sulawesi dan berbatasan langsung dengan Filipina, Manado menempati urutan kedua sebagai kota paling ramai di Sulawesi setelah Makassar. Dengan slogan barunya Torang Samua Ciptaan Tuhan yang berarti Kita Semua Ciptaan Tuhan, Manado memperlihatkan bahwa kepedulian terhadap sesama dan lingkungan haruslah dijaga serta dihormati.

Desember ini menyambut perayaan Natal, Manado khususnya Sulawesi Utara akan menggelar International Christmas Festival (ICF). Event keagamaan bernuansa pariwisata ini bertujuan menarik wisatawan asing dan masyarakat umum. Perayaan Natal tahun ini akan digelar dari 1-31 Desember yang berbeda dari tahun-tahun sebelumnya. Peningkatan jumlah wisatawan mancanegara (wisman) dan wisatawan nusantara (wisnu) di Sulut lima bulan terakhir ini sejak awal Juli 2016 mendorong Pemprov Sulut menyiapkan berbagai event wisata untuk membuat wisatawan betah berkunjung di Sulut.

Perayaan ICF ditandai dengan Christmas Light Up (CLU) on Boulevard atau penyalaan lampu Natal di sepanjang 3,8 km jalan Pierre Tendean atau Boulevard Manado pada 2 Desember lalu. CLU di Boulevard ini seperti di Orchard Road, Singapura. Atraksi lainnya yang tidak kalah menariknya adalah parade Natal pada 27 Desember 2016 di sepanjang jalan Boulevard. Parade Natal akan didahului dengan parade ribuan orang berkostum Santa Klaus dan malaikat serta diikuti kendaraan hias.

Wisata Alam

Selama berada di Manado, Sulawesi Utara, tentunya Anda dapat mengunjungi beragam tempat wisata lainnya. Seperti Taman Laut Bunaken yang membuat kota ini dikenal dunia. Pada 2005, UNESCO menetapkan taman laut ini sebagai situs warisan dunia. Biota laut yang luar biasa kaya dengan beragam bentuk terumbu karang dan ikan berwarna-warni.

Anda bisa menyelam kapan pun di sini, tapi sayangnya waktu terbaik menyelam adalah antara Mei-Agustus. Pada rentang waktu ini, airnya lebih jernih sehingga jarak pandang bisa lebih baik. Selain itu, suhu udara juga ideal untuk menyelam. Tempat wisata ini dapat ditempuh dalam waktu 35 menit menggunakan speed boat dari Pelabuhan Manado.

wisata alam bawah laut

wisata alam bawah laut

Satu lagi objek wisata pantai di Manado yang tidak boleh Anda lewatkan tentunya Pantai Malalayang yang lokasinya sekitar 4 km dari pusat kota Manado. Ombak pantai ini relatif tenang sehingga Anda bisa bermain air di atas pasirnya yang hitam. Selain menyelam dan bermain air, kegiatan menarik lainnya adalah menikmati kuliner khas Pantai Malalayang yaitu pisang goreng sambal dabu-dabu. Tempat ini juga dikenal memiliki pemandangan matahari terbenam yang indah. Tak ada salahnya menikmati pemandangan cantik dengan sepiring pisang goreng ditambah sambal khas Manado.

Selain Bunaken, Pulau Siladen juga memiliki keindahan ‘surga’ yang tidak boleh dilewatkan. Anda bisa menaiki kapal motor dengan waktu sekitar 45 menit mencapai hamparan pasir pantai yang putih dan bersih. Pulau Siladen terletak di sebelah timur Pulau Bunaken.

Jika Anda hobi diving, Selat Lembeh yang terletak di Kota Bitung, Sulawesi Utara dan tidak jauh dari Manado bisa menjadi rekomendasi. Selain itu ada juga Pulau Manado Tua yang berjarak sekitar 10 mil dari kota Manado. Anda harus menempuh perjalanan sekitar 60 menit menggunakan kapal motor. Di pulau ini terdapat gunung berapi menjulang tinggi dan ditumbuhi pepohonan hijau dan rindang.

Manado juga memiliki danau vuklanik yang dihasilkan dari letusan gunung purba, yaitu Danau Tondano. Anda bisa melihat aktifitas nelayan yang menangkap ikan menggunakan keramba. Jika ingin melihatnya lebih dekat, silakan naik perahu motor yang bisa menampung 10 orang untuk berkeliling danau.

Satu lagi tempat wisata alam di Manado yang layak dikunjungi yaitu Air Terjun Ratahan Telu atau Air Terjun Desa Kali, terletak agak di dalam hutan dengan suasana sepi, cipratan airnya lumayan deras membuat sekitarnya (termasuk jembatan bergaya klasik) menjadi berlumut tetapi justru menambah sisi artistik. Lokasi ini terletak di Desa Kali, Kecamatan Pineleng. Air Terjun Ratahan Telu ini searah dengan makam Tuanku Imam Bonjol, jadi bagi pengunjung yang berwisata ziarah bisa dilanjutkan menuju air terjun.

Wisata Kota

Jembatan Soekarno

Jembatan Soekarno

Sehabis berwisata alam, Anda bisa menghabiskan waktu di Kawasan Boulevard, Jalan Pierre Tendean. Awalnya, kawasan ini menjadi lokasi berjualan para pedagang kaki lima, sampai kemudian pemerintah kota menjadikannya sebagai landmark Kota Manado. Pada sore hari, tempat ini ramai dikunjungi warga untuk menikmati pemandangan matahari terbenam dan malam harinya, kawasan ini menjadi pusat kuliner.

Jembatan Soekarno bisa dibilang sebagai objek wisata terbaru di Manado, diresmikan pada Mei 2015 lalu. Jangan lupa berfoto dengan latar belakang Menara Lilin yang berlokasi sangat dekat dengan Jembatan Soekarno. Tunggulah hingga langit sore berubah warna merah keemasan pertanda matahari akan terbenam.

Jika Anda umat Kristiani tentunya harus mendatangi salah satu ikon Kota Manado ini yaitu Patung Yesus Memberkati. Patung dengan tinggi sekitar 50 meter ini terletak di kawasan perumahan elit Citraland Winangun. Jalan bypass atau Manado Ring Road membelah kawasan ini seolah menjadi dua bagian. Datang saat pagi hari merupakan waktu terbaik, karena Anda bisa menyaksikan siraman mentari pagi di badan patung saat matahari keluar dari balik Gunung Klabat di kejauhan. Anda juga dapat menyaksikan pemandangan alam sekitar yang tak kalah indahnya. Setelah puas dengan pemandangan matahari terbit, pergilah ke area patung dan coba menyusuri tangga-tangga yang ada serta menikmati berbagai fragmen cerita mengenai kehidupan Yesus yang ditata sedemikian rupa di lokasi ini.

Wisata Sejarah dan Budidaya Bunga

Sebagai tempat bersejarah tentunya Waruga bisa menjadi tempat wisata Anda selanjutnya. Terletak di Desa Sawangan, Kecamatan Madidi, Minahasa Utara, tempat ini adalah taman purbakala yang melestarikan beberapa benda purbakala milik warga Minahasa, seperti kuburan batu dan benda-benda lainnya.

Manado juga terkenal akan bunga-bunganya, berada di Kota Tomohon yang berjarak 22km dari pusat Kota Manado. Anda bisa menyaksikan kumpulan bunga cantik dengan warna yang beragam. Selain itu, disini terdapat budidaya bunga, jadi bila Anda tertarik dengan beberapa jenis bunga, Anda bisa membelinya di sini.

(Teks : TSS || Foto : Istimewa)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

FOLLOW @ INSTAGRAM