25Nov
Community

Komunitas Pebisnis Tangerang Selatan (Kopi Tangsel), Wadahnya Pebisnis Tangerang

Perkembangan dunia usaha di Indonesia tampaknya bukan hanya sekedar bisnis menjanjikan jika tanpa didasari fondasi yang kuat. Terlepas dari program Pemerintah, untuk memajukan Usaha Kecil Menengah (UKM) dibutuhkan tekad yang besar dan wadah yang dapat memperkuat para pebisnis lokal.    

Berawal dari 100 anggota yang ada di grup whatsapp, Komunitas Pebisnis Tangsel (Kopi Tangsel) sebagai wadah independen ingin memberikan sesuatu yang bermanfaat kepada anggotanya sebagai pelaku usaha tanpa bergantung kepada pemerintah khususnya pemerintah kota. Komunitas ini pun bertujuan untuk memajukan Tangerang melalui branded lokal usaha masing-masing dan siap berkompetisi melawan branded luar negeri.

Kopi Tangsel pun akhirnya berdiri pada 24 Februari 2015 di Kampung Anggrek Resto & Function Hall. Komunitas ini hadir dari keinginan para pelaku binis untuk dapat memberikan kontribusi bagi Tangerang secara swadaya dan mandiri. Keberadaan Kopi Tangsel sangat membantu pertumbuhan bisnis lokal yang ada di Tangerang dimana kreatifitas itu sangat penting dalam berbisnis.

Sebagai komunitas yang terbuka, Kopi Tangsel memiliki tiga pilar organisasi yang menjadi visi misinya, yaitu sebagai wadah edukasi, menjadi pusat informasi, dan pembelajaran serta wadah pemberdayaan (empowering).

Kopi Tangsel menjadi wadah edukasi dan pembelajaran yang efektif bagi para pelaku usaha. Kopi Tangsel membuat program yang bisa meningkatkan wawasan dan kemampuan berbisnis anggotanya. Antara lain dengan membenahi pola pikir dan konsep bisnis, meningkatkan kualitas produk serta teknik pemasarannya.

Kopi Tangsel menjadi pusat informasi yang menampung arus informasi baik dari dalam maupun dari luar yang berpotensi untuk meningkatkan pertumbuhan dan iklim usaha khususnya bagi pebisnis skala UMKM. Mengolah informasi yang masuk untuk kemudian dibagikan kepada anggota dan masyarakat yang membutuhkannya.

Kopi Tangsel juga menjadi wadah pemberdayaan (empowering) bagi usaha kecil agar dapat naik kelas dan bertumbuh secara signifikan dari skala bisnis, omset dan profit hingga bisa berdiri sendiri secara mandiri. Kopi Tangsel juga membantu memfasilitasi distribusi dan pemasaran produk anggotanya.

Saat ini Kopi Tangsel bergerak di area Tangerang Raya (Tangerang Selatan, Kota Tangerang dan Kabupaten Tangerang) dengan 250 anggota yang tergabung di grup whatsapp, terdiri dari IKM Food & Beverage (50%), IKM Fashion & Craft (35%), dan IKM Jasa (15%). Anggota Kopi Tangsel bertambah terus setiap saat. Peran aktif Kopi Tangsel dimasa yang akan datang diharapkan bisa menjadi referensi pengembangan usaha bagi banyak pihak.

Teks : TSS || Foto : IST

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

FOLLOW @ INSTAGRAM