15Jun
Hangout

Tiga Obyek Wisata Keluarga di Kota Kembang

Menghabiskan masa liburan dengan menyambangi obyek wisata memang menjadi hiburan yang berkesan bagi keluarga. Ditambah lagi dengan suasana yang asri menjadikan wisata keluarga lebih berkesan. Berikut, 3 obyek wisata yang mungkin bisa dijadikan alternatif berlibur yang ada di Bandung, Jawa Barat.

De Ranch

De Ranch menawarkan suasana yang berbeda dari tempat wisata pada umumnya, De Ranch menawarkan suasana peternakan kuda ala koboi Amerika yang sulit ditemukan di tempat lain di Indonesia.

Dengan udara yang sejuk, lahan yang hijau dan luas, aneka permainan menyenangkan, makanan enak, pusat oleh-oleh, dan fasilitas lengkap De Ranch sangat cocok untuk wisata keluarga, terutama yang mempunyai anak kecil. De Ranch Lembang yang bertujuan menyediakan tempat aktifitas yang menyenangkan bagi keluarga berlokasi di Jalan Maribaya No. 17, Lembang, Bandung, kurang lebih 200 meter dari pertigaan pasar Lembang.

De Ranch sering kali ramai dikunjungi wisatawan dari Jakarta, Bandung, dan sekitarnya terutama pada akhir pekan sehingga tidak perlu heran jika Anda melihat antrian masuk yang panjang. Namun walau ramai, tidak perlu kuatir kesulitan mendapatkan tempat parkir kendaraan karena halaman parkir yang tersedia cukup luas untuk menampung seluruh kendaraan pengunjung.

De Ranch pada awalnya tidak dibuat untuk tempat wisata seperti sekarang ini. Dulunya, De Ranch adalah sebuah tempat pemeliharaan dan pengembangbiakan kuda tunggang dan sapi perah. Namun karena memiliki potensi wisata yang unik, dibukalah De Ranch pada Desember 2007, dengan konsep wisata kuda ala koboi yang menyenangkan dan edukatif.

Berbagai jenis permainan dan hiburan, seperti Delman, Kuda Tunggang, Triker, The Gold Hunter, Kuda Poni, Kolam Pancing, Fun Boat, Balon Air, Flying Fox, Sepeda Balita, Sepeda, Track, Tangkap Ikan, Mancing Anak, Loncat Anak, Panahan, Trampolin, Pony Kidz, Kidtrik, Kolam Indian Totem Web, Kuda Ayun, Peti Luncur, Riding Out dan Delman Luar tersedia untuk wisatawan dengan harga yang terjangkau.

Selain berbagai jenis permainan, De Ranch juga mempunyai fasilias seperti Factory outlet yang menyediakan kerajinan khas De Ranch, oleh-oleh, dan juga pakaian bergaya koboi. Restoran yang menyediakan berbagai jenis makanan dan minuman, menu yang paling terkenal adalah sosis bakar khas De Ranch, Pasar tanaman yang menyediakan berbagai jenis tanaman hias, Toko oleh-oleh dan jajanan khas Lembang, Kursus menunggang kuda, Kursus merawat kuda, Kursus kusir kereta kuda, Kursus memasak kue khas De Ranch and Kursus memerah sapi.

Dusun Bambu

Terletak di kawasan Lembang yang dingin, sekitar 30 menit dari pusat kota Bandung, Dusun Bambu menawarkan one-stop entertainment bertema alam dan nuansa Sunda tradisional untuk Anda yang sudah bosan menjelajah factory outlet maupun mall di Bandung.

Dusun Bambu ini termasuk area wisata baru di kawasan Bandung dan Lembang. Terletak di Jalan Kolonel Masturi KM 11, Cisarua, Bandung Barat, Dusun Bambu terbagi menjadi beberapa area untuk aktivitas berbeda. Anda bisa menemukan area-area seperti Kampung Layung yang merupakan tempat penginapan berupa cottage bernuansa kayu, Lutung Kasarung yang berupa kafe berdesain unik seolah bergelantungan di antara pepohonan, Burangrang yang merupakan restoran keluarga dengan suguhan hidangan Indonesia, Purbasari yang menyuguhkan hidangan tradisional Sunda dengan konsep lesehan di gazebo-gazebo bambu di tepi danau, serta Pasar Khatulistiwa di mana Anda bisa membeli berbagai sayur dan buah segar maupun snack dan souvenir khas Sunda.

Sebelum bisa menikmati seluruh area di Dusun Bambu, Anda harus membayar tiket sebesar Rp10.000 per orang, untuk Anda yang membawa kendaraan juga harus membayar Rp10.000 sebagai retribusi. Dibandingkan area lain, Cafe Burangrang memiliki bangunan paling modern. Kafe ini tidak jauh berbeda dengan kafe-kafe yang biasa Anda temui di kawasan Dago Pakar. Apalagi, letaknya yang cukup tinggi membuat para pengunjung bisa menikmati pemandangan spektakuler sambil menyantap makanan mereka.

Cafe Burangrang terbilang luas hingga bisa menampung 600 pengunjung. Kalau mau mencoba menu istimewa mereka, Anda bisa memesan Ayam Bakar Bambu Betutu, Bebek Bakar Bambu Betutu, Nasi Bakar Kelapa Muda atau Cumi Ala Dusun Bambu. Sementara itu, Lutung Kasarung tampaknya menjadi idola para kaum muda. Maklum saja, bentuk kafenya sangat unik seperti kandang burung raksasa yang bergantung di atas pohon. Antara satu ruangan dengan ruangan lain dihubungkan dengan jembatan kayu sehingga memberikan pengalaman unik untuk Anda dan rombongan.

Kalau Anda ingin menikmati suasana Dusun Bambu lebih lama, menginap di Kampung Layung bisa menjadi opsi. Penginapan ini baru beroperasi pada Maret 2014 lalu. Tipe kamar yang bisa Anda pilih adalah Villa 1 Kamar dan Villa 2 kamar. Tarif kamar pada saat weekdays berkisar antara 2,25 juta per malam hingga 3,25 juta per malam. Sementara, untuk akhir pekan rate nya berkisar antara 2,85 juta per malam hingga 3,85 juta per malam. Tapi, jika Anda memilih long weekend, ratenya bisa melonjak hingga 3,25 juta per malam hingga 4,25 juta per malam. Meskipun terdengar mahal, tapi perlu Anda catat bahwa setiap villa dilengkapi layanan kamar 24 jam, akses WiFi gratis, TV satelit, bathroom amenities gratis, teh dan kopi gratis, peralatan BBQ serta dapur dan peralatan lengkapnya.

Taman Kupu-Kupu Cihanjuang

Objek wisata ini dinamakan Taman Kupu-Kupu Cihanjuang. Selain sebagai wahana hiburan untuk berlibur bersama keluarga, tempat ini juga bisa menjadi sarana edukasi anak-anak Anda yang masih sekolah.

Taman Kupu-Kupu Cihanjuang ditata secara apik dan menarik. Suasana yang asri dan hijau membuat Anda ingin berlama-lama disana. Anak-anak pun dapat mengetahui dan mempelajari proses metamorfosis kupu-kupu dari larva sampai dewasa secara sempurna.

Tempat ini memiliki luas sebesar 1,7 hektar yang di dalamnya dihuni sekitar 300 kupu-kupu dari 3 jenis yang ditangkarkan dalam setiap harinya. Mereka biasa berterbangan dengan asyiknya dalam sebuah taman khusus seluas 1.800 meter persegi yang dipagari dengan jaring agar kupu-kupu tersebut tidak terbang sampai keluar dari taman.

Pintu gerbang taman yang bernuansa Bali seakan-akan membawa pengunjung berada di dalam suasana pedesaan Ubud Bali yang tenang. Gazebo-gazebo kecill, pepohonan hijau dan tanaman-tanaman indah semakin mempercantik serta menambah kesan asri dan sejuk di dalam taman ini. Di sini kita belum bisa untuk melihat kupu-kupu, fasilitas-fasilitas ini hanya sebagai fasilitas pendukung dari taman kupu-kupu.

Setiap pengunjung yang masuk ke taman ini akan ditemani dengan pemandu yang memberikan penjelasan atau informasi berbagai hal seputar kupu-kupu dan tamannya sendiri.

Uniknya, setelah membayar biaya masuk, pengunjung dapat menukarkan tiketnya dengan welcome drink dan juga bisa memperoleh peminjaman topi untuk berkeliling taman ini. Sementara jika ingin mendapatkan souvenir, disini juga ada toko aksesoris yang menjual berbagai pernak-pernik yang serba kupu-kupu.

Teks : Indra, berbagai sumber Foto : IST

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

FOLLOW @ INSTAGRAM